Ngobrol dikit
Sebenarnya apa sih maksud dan tujuan teman-teman sekalian dalam membuat website atau weblog? Sekedar iseng atau ingin menjadikannya sebagai sumber penghasilan? Banyak yang tertarik dengan ideĀ mendapatkan penghasilan dari internet. Tapi dari sekian banyak jumlah itu banyak juga yang lupa bahwa untuk mendapatkan penghasilan yang menggiurkan dari stabil dari internet juga membutuhkan usaha ekstra yang sangat keras. Maksud saya dengan usaha ekstra keras adalah sejauh mana kita (terutama saat pertama kali membangun website atau weblog) untuk tetap on the right track fokus terhadap apa yang kita kerjakan. Menjadi profesional blogger, sama seperti profesi lain, membutuhkan ketahanan untuk melakukan kegiatan yang sama secara terus menerus dalam skala besar dalam jangka waktu lama. Bayangkan saja, ada yang sampai menghabiskan waktu lebih dari 10 jam online per harinya untuk sekedar mempertahahankan posisi website atau weblog yang dimiliki pada SERP (Search Engine Result Page = posisi situs kita pada halaman hasil pencarian pada mesin pencari seperti Google).
Jadi, jika ada iklan pada sebuah situs yang menyebutkan bahwa untuk mendapatkan pendapatan yang besar dan stabil bisa dilakukan secara instan, maka iklan itu bohong besar. Nonsense. Seperti layaknya segala sesuatu di dunia ini, People get what he/she pays, orang hanya akan mendapatkan apa yang dia korbankan untuk mendapatkan sesuatu itu. People get what he/she deserves. Orang akan mendapatkan apa yang pantas buat mereka masing-masing.
Memang dalam kenyataannya, ada orang yang ditunjukkan jalan yang terang dan ada pula orang yang harus melewati jalan gelap itu dengan cahaya seadanya. Akan tetap, dibalik semua itu, saya percaya bahwa asalkan berusaha pasti akan ada jalan yang terbuka. Allah tidak akan merubah suatu kaum jika kaum tersebut tidak mau merubah diri mereka sendiri. Seperti yang saya lakukan saat ini. Walaupun kemampuan web programming saya terbatas, walaupun kemampuan saya untuk memproduksi tulisan yang bermutu punĀ tidak terlalu bagus, saya yakin suatu saat saya akan mendapatkan buah yang manis dari perjuangan saya ini. Semangat!!!! Hehehe ^_^
Melalui tulisan ini, saya pun ingin memberikan semacam perumpamaan kepada teman-teman yang sering dicemooh orang lain ketika kita sedang berusaha memuat sesuatu yang positif. Hideyoshi Toyotomi, salah seorang pesohor dan jenderal serta panglima perang Jepang dahulunya ketika masih kecil sering sekali digunjing dan dihina orang lain dengan sebutan monyet. Hal ini dikarenakan Hideyoshi Toyotomi memang dikaruniai paras yang buruk rupa menyerupai seekr monyet. Monyet. Ya benar, monyet yang merupakan hewan yang menyerupai manusia yang sering dijadikan perandaian untuk orang-orang yang jelek.
Walaupun disebut monyet, untungnya Hideyoshi Toyotomi tidak lantas menjadi patah semangat dan merenungi nasib. Dia berusaha sesuai dengan posisinya untuk memberikan yang terbaik dlam hal pekerjaan. Dia bersikap supel kepada orang lain dan bersabar jika banyak orang yang mencelanya. Akhirnya lambat laun, ‘monyet’ ini berhasil menjadi orang kepercayaan Oda Nobunaga, seorang penguasa Jepang kala itu, karena kecerdikan yang dimaksud. Bayangkan, karirnya berawal dari seorang pelayanan yang bertugas untuk membersihkan kotoran kuda majikannya!
Kisah ini sekaligus memberikan sebuah pelajaran bagi kita bahwa hendaknya hati-hati ketika kita sering mengata-ngatai atau mencaci orang lain. Karena siapa tahu orang yang kita pergunjingkan tadi malah suatu saat menjadi orang yang lebih sukses daripada diri kita sendiri. Sering sekali saya menyaksikan sendiri tentang beberapa orang teman yang sering dijadikan bahan ejeekan karena sekedar berasal dari kampung atau kebelumtahuannya, menjadi orang yang ternyata lebih beruntung dan lebih berprestasi ketimbang orang yang mengejeknya.
Artinya: hati-hati kalau kita sering mengejek orang lain, dan keep fighting!!! ^_^









yeah, its absoLuteLy correct that we need sacrifice to gain victory..
absolutely right, makasih udah berkunjung yah ndut… hehhe
okey, sering sering komen di bLogku juga ya kak
)
iya, asal dirimu juga rajin dateng ke sini, wkwkkwkw
Sepakat banget. Ayo pertahankan dan terus berjuang untuk yang terbaik… Saluuut….
Nince posting… lam kenal.. newbie blog walker…..
Ya. Saya sependapat dengan tulisan Anda. Dengan alasan, antara lain, karena dapat mendukung karier akademis, saya akhirnya membuat blog. Maklum, karier akademis mjd dosen sepertinya gagal. Sekarang mencoba membangun karier guru sosiologi. Terkait blog. memang, sampai sekarang perhatian terhadap blog milik saya sangatlah kecil. Meskipun demikian, semoga saya tetap memiliki semangat hidup, semangat menulis sebagaimana yg Anda umpakan tersebut.
Selamat atas online-nya blog anda dan bersiap menjadi pro-blogger Indonesia. FYI, saya sudah tahu dimana anda hosting, pasti di byet.org ya… Gratisan gak nih… hehe…
Moga2 sukses deh bisnis ngeblognya
-> dion : yups, anda benar,,, wkwkwkk
-> abbie : makasih yah…
-> puguh : terima kasih, selamat berkarir di dunia akademis dah…. Kerjaan apa pun asal halal menarik kok… Tar blog juga bisa dipake jadi media transfer of knowledge untuk anak asuh sampeyan,, hehhehe
makasih bos…, terinspirasi sama sampeyan, hehhe
salam kenal juga, aq juga newbie neh, hehehe