Google Barcode Logo For Today

Seperti biasanya, ketika ada momen-momen spesial, biasanya google bereksperimen dengan logonya. Pada ulang tahunnya yang ke sebelas kemarin, google malah mengkreasikannya dengan menjadikan kata google sebagai ‘goog11e’. Karuan saja, ketika pertama kali melihat hal ini saya  kaget. Saya mulanya berikir bahwa google akan membeli domain baru atau membuat anak perusahaan. Setelah tahu kalau hari iti adalah hari ulang tahunnya,  tawa  dan senyum pun tak terbendung. Emang google tukang iseng, hehhe

Bermula dari status salah seorang kenalan di Facebook yang menyebutkan bahwa logo di google tiba-tiba berubah menjadi barcode, saya pada mulanya pun mengangap bahwa browser teman saya tersebut sedang crash. Saya pun mengabaikannya. Beberapa saat lalu ketika sedang blogwalking,  saya membaca artikel tentang google yang sering kali merubah logonya untuk turut memeriahkan momen yang tejadi pada hari itu. Tiba-tiba teringat dengan cerita teman saya di facebook di atas tentang logo google yang berubah menjadi barcode.  Karena penasaran, akhirnya saya langsung membuka halaman google. Benar. Ternyata google memang secara sengaja merubah logonya menjadi barcode, bukan karena browser teman saya yang sedang crash. Berikut saya berikan screenshot tentang hal ini:

Karena penasaran, saya pun langsung saja bertanya sama mbah google. Apa yang terjadi? Ternyata hari ini, 7 Oktober merupakan hari bersejarah karena pada tanggal inilah ditemukannya barcode. Barcode merupakan serangkaian kode yang biasanya terdapat pada produk-produk yang terutama kita temui discan menggunakan alat pemindai oleh kasir di banyak supermarket maupun minimarket. Barcode ditemukan pertama kali pada tanggal 7 Oktober 1949 hanya saja baru dipatenkan oleh Norman Joseph Woodland and Bernard Silver pada 7 Oktober 1952.

Barcode merupakan perwakilan data tertulis pada sebuah produk yang dapat dibaca melalui semacam alat pemindai atau mesin optik. Awalnya, barcode mewakili data dalam lebar (baris) dan spasi garis parallel yang sering disebut juga sebagai linear atau 1D (1 dimensi) barcode. Pola dalam barcode sendiri pada saat ini terdiri dari kotak, titik, segi enam dan pola-pola geometris dalam gambar disebut kode matriks 2D (2 dimensi). Alat optik yang digunakan untuk membaca barcode disebut barcode scanner, yang memiliki semacam software khusus untuk membaca barcode. Beberapa barang yang biasanya ditanamkan bracode misalnya barang-barang kelontong, mobil, surat, serta tiket bioskop dan bahkan limbah nuklir dan DNA.

  1. iya yah hari ini logo google barcode jadinya

  2. dhyar says:

    Wew, DNA bisa dipasangi barcode? gimana caranya tuh mas? fungsinya juga buat apa yah? po mau di perjual belikan wakakaka

  3. Alwi says:

    Thank infonya …….. kunjungan persahabatan, thank for yours visit and comment on my blog

  4. admin says:

    -> kenali dsb : yups…

    -> dyar : bisa dong… untuk intelejen, hehhee

    -> alwi : salam kenal, sahabat, hehehe

  5. Lala says:

    hehehe google makin inovatif aja :D

  6. MasRub says:

    Google emang Google…. event apa pun yg sekiranya bersejarah pasti di buatkan logo di halaman depan mereka…
    aku sendiri kemarin juga sempat bingung, kenapa begini tampilannya, kirain script web nya error, eee ternyata ada keterangan tentang hal ini..
    haha…
    Sukses kawan.. happy blogging…

  7. admin says:

    -> lala : google gitu loh, hehheeh

    -> masrub : yupz,, mereka kreatif…

Leave a Reply